Mengenang Peristiwa G30S/PKI
π
30 Sep 2026, 11:19 WIB
βοΈ Oleh: Muhammad Fajrul Islam Al Asfihani
ποΈ 43x dibaca
Peristiwa berdarah di tahun 1965 tersebut merenggut nyawa para perwira tinggi militer yang kemudian dikenang sebagai Pahlawan Revolusi. Mereka gugur demi mempertahankan kedaulatan Pancasila dari rongrongan ideologi yang ingin mengubah arah dasar negara. Luka akibat tragedi ini bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan pengingat bahwa keutuhan bangsa senantiasa membutuhkan pengorbanan dan kewaspadaan.
Mengenang G30S/PKI bukan berarti menghidupkan kembali kebencian, melainkan merawat memori kolektif agar generasi penerus bangsa tidak kehilangan arah. Di era modern ini, ancaman terhadap disintegrasi bangsa dan perpecahan ideologi bisa datang dalam bentuk yang lebih senyapβmulai dari polarisasi sosial, hoaks, hingga lunturnya nilai-nilai kebangsaan.
Mari jadikan momentum ini sebagai ruang refleksi bersama. Dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan, dan merawat toleransi, kita memastikan bahwa pengorbanan para pahlawan tidak pernah sia-sia. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya, sekaligus cerdas merajut masa depan yang damai.
Tag:
#G30S/PKI